Volume ekspor vanili organik pada 2022 mencapai 3,5 ton senilai Rp 5,13 miliar. Perusahaan tersebut juga menjalin kemitraan dan memberdayakan para petani vanili organik di Bayan, Kabupaten Lombok Utara, dan Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. "Banyak permintaan yang harus dipenuhi oleh Pak Muhir (Pemilik UD Rempah Organik Lombok), tapi tidak semua bisa diterima karena yang diminta vanili organik bukan vanili biasa. Menurut Nelly, relatif tingginya permintaan pembeli dari Amerika Serikat tentunya menjadi peluang bagi petani di NTB, untuk menanam vanili organik. headtopics.comData Balai Karantina Pertanian Kelas I A Mataram, tercatat volume vanili organik pada 2020 sebanyak 1,4 ton senilai Rp 3 miliar.
Source: Republika June 12, 2023 15:45 UTC